5 Gunung Di Jawa Barat Favorite Para Pendaki
- Apr 24, 2018
- 4 min read
Updated: Apr 24, 2018
Tanah Pasundan dianugerahi begitu banyak keindahan alam oleh Yang Maha Kuasa. Dilewati gunung berapi aktif maupun tidak aktif membawa keberkahan tersendiri bagi warga Jawa Barat. Tidak hanya tanahnya yang subur, tetapi juga keindahan dan kontur alam yang disuguhkan akibat dari dampak letusan gunung berapi.
Dengan banyaknya gunung yang betebaran di sekitar Jawa Barat, tidak heran bila provinsi ini turut menjadi incaran para pendaki, baik pendaki pemula maupun pendaki profesional. Berikut gunung-gunung di Jawa Barat yang menjadi favorit para pendaki.
1. Gunung Ciremai 3.078 Mdpl

Gunung yang berada di wilayah tiga kabupaten yaitu Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka ini termasuk ke dalam kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) memiliki ketinggian 3.078 Mdpl dan merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat.
Gunung ini memiliki dua buah kawah, kawah pertama beradius 400 meter yang terpotong oleh kawah kedua yang berada di timur dengan radius 600 meter. Selain itu juga terdapat sebuah gowa yang diberi nama Gowa Walet yang terbentuk dari adanya letusan pada jaman dulu.
Terdapat 3 jalur pendakian yang bisa dilalui untuk mencapai titik tertinggi dari gunung ini. Jalur pertama dari Majalengka, jalur kedua dari Palutungan dan yang terakhir melalui Linggarjati. Tiap-tiap jalur menyimpan sensasi tersendiri bagi para pendaki. Namun yang paling banyak dilewati yaitu Jalur Linggarjati, memiliki jalur yang berat dan terjal, sehingga menantang bagi para pendaki.
2. Gunung Gede dan Pangrango

Dengan ketinggian 3.019 Mdpl, Gunung Pangrango menjadi gunung tertinggi kedua di Jawa Barat. Terletak persis bersebelahan dengan Gunung Gede (2958 Mdpl) dan masih berada dalam satu kawasan Taman Nasioanal Gede Pangrango. Berada di 3 wilayah, Kabupaten Cianjur, Bogor, dan Sukabumi membuat gunung ini menjadi favorit para penikmat dan pecinta alam. Selain itu juga jaraknya cukup berdekatan dengan Ibu Kota Jakarta.
Karena menjadi langganan para pendaki, di berlakukan sistem booking 3 sampai 30 hari sebelum pendakian. Jumlah pendaki pun dibatasi untuk meminimalkan kerusakan ekositem yang terjadi akibat ulah yang disengaja maupun tidak dari pada pendaki. 300 pendaki bagi yang melalui jalur Cibodas, 200 pendaki yang melewati jalur Gunung Putri, dan 100 bagi yang melewati jalur Selabintana.
Jalur Cibodas dan jalur Gunung Putri, merupakan jalur yang sering dipakai para pendaki karena mudahnya akses menuju tempat ini, banyaknya penginapan dan rumah makan yang bisa menjadi bekal pada saat pendakian. Sedangkan jalur Salabintana kurang diminati oleh para pendaki karena sulitnya akses transportasi yang susah dan lebih jauh. Selain itu waktu pendakian memakan waktu cukup lama, serta dibutuhkan fisik yang prima untuk melewati jalur ini. Medan yang berat dan berlumpur menjadi salah satu kendala melewati jalur ini, belum lagi banyaknya pacet/ lintah.
Selain puncaknya yang indah, Gunung gede pangrango memiliki alun-alun yang disebut dengan surya kencana. Karena sangat luas dan indahnya pemandangan surya kencana, biasanya surya kencana dijadikan tempat camp bagi para pendaki yang yang camping.
3. Gunung Cikuray 2818 Mdpl

Gunung yang terletak di Kabupaten Garut ini memiliki ketinggian 2.818 Mdpl. Untuk mencapai gunung ini dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. Walaupun jaraknya tidak terlalu jauh dari kota-kota besar, tetapi terbatasnya transportasi yang bisa mengantarkan ke titik pendakian membuat biaya menjadi membengkak. Oleh karena itu menyewa mobil atau menggunakan jasa ojek merupakan pilihan yang paling bijak.
Untuk mencapai gunung ini dapat dicapai melalui Kota Garut, Perjalanan dilanjutkan menuju ke titik awal pendakian berupa stasiun pemancar TV. Untuk menuju tempat ini, para pendaki bisa melalui Desa Babakan Loak lalu mengarah ke Desa Cisumur, berlanjut ke Desa Mekarsari, dan sampai di titik awal pendakian stasiun pemancar TV.
Gunung Cikuray memiliki puncak yang sangat mengerucut, sehingga sedikitnya lahan untuk tempat camping. Tak heran jika saat mendaki berdatangan, puncak terlihat begitu ramai dan berdesakan untuk berfoto. Namun pemandangan disini tak akan mengecewakan, selain itu adanya kebun teh di jalur pendakian membuat mata menjadi segar kembali.
4. Gunung Papandayan 2.265 Mdpl

Masih di Kabupaten Garut, Gunung Papandayan yang terletak di Kecamatan Cisurupan dengan ketinggian 2.665 Mdpl merupakan salah satu gunung terfavorit bagi kalangan pendaki. Gunung ini memiliki empat buah kawah besar sebelum letusan yang terjadi pada tahun 2002. Setelah letusan terjadi, ke empat kawah tersebut bergabung menjadi sebuah kawah yang cukup besar dan bisa kita liat dari kejauhan.
Jalur untuk mencapai gunung ini tidak terlalu berat, karena sudah ada jalan aspal yang mulus dari bawah hingga ke dekat kawah gunung. Bagi yang membawa kendaraan pribadi, bisa memarkir kendaraannya di tempat parkir yang cukup luas dan bisa dilanjutkan dengan berjalan kaki kurang lebih 5 menit.
Bagi para pendaki gunung yang ingin melanjutkan dengan berjalan kaki, bisa melakukan trekking dari alun-alun Pondok Salada hingga kepuncak gunung hingga sampai kepuncak waktu yang ditempuh dengan trekking kurang lebih 6 jam lamanya.
Gunung Papandayan sangatlah menjadi favorite dikalangan pendaki, karena banyaknya view yang didapatkan digunung ini. Apalagi untuk pendaki pemula, tentu saja akan lebih ketagihan bila gunung papandayan menjadi gunung pertama yang di daki.
5. Gunung Guntur 2.249 Mdpl

Di Garut, Gunung Guntur adalah salah satu destinasi wisata alam favorit wisatawan, bahkan warga lokal sendiri. Gunung berapi yang masih aktif ini memiliki pesona yang akan membuat pengunjung berdecak kagum akan alam yang indah. Makanya, tak heran bila gunung ini menjadi destinasi petualangan para pendaki di akhir pekan.
Gunung Guntur memiliki kemiringan yang sangat curam dan material tanah berupa tanah pasir berbatu. Untuk stabilitas tanahnya wilayah ini tergolong labil, dengan tingkat kelongsoran tanah yang tinggi dan daya serap tanah yang cukup. Hal ini diperparah dengan pengrusakan yang dilakukan oleh para penambang pasir ilegal di kaki gunung ini. Terlihat betapa tandusnya kawasan kaki gunung ini sebagai akibat dari penambangan pasir tersebut.
Meskipun gersang dan tandus, Gunung Guntur memiliki daya tarik tersendiri yang membuat para pendaki ingin kembali dan kembali lagi.
Itu adalah beberapa gunung yang sangat menjadi favorite bagi para pendaki. Bagi kalian yang belum mencoba gunung tersebut, silahkan atur jadwal untuk mendaki kesana yah :)



Comments